Minggu, 30 Desember 2007

Tahun Baru

Halo guys ... gak terasa waktu begitu cepat berlalu dan sebentar lagi akan memasuki tahun baru 2008. wow sudah begitu tuakah usia bumi tempat kita berpijak ini? Tahun Baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya suatu tahun dan dimulainya tahun berikutnya. Budaya yang mengukur kalender tahunan semuanya mempunyai perayaan Tahun Baru. Hari Tahun Baru di Indonesia jatuh pada 1 Januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, sama seperti mayoritas negara di dunia. sekedar flashback kapan sih pertama kali perayaan tahun baru masehi ?mmm .... kapan ya?
ni di jawabannya :Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM.[1] Tak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ke-7 SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dikalkulasi sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau July. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Agustinus, menjadi bulan Agustus. (sumber : wiwipedia ). Kalender Romawi kuno menggunakan tanggal 1 Maret sebagai Hari Tahun Baru. Belakangan, orang Romawi Kuno menggunakan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun yang baru. Pada Abad Pertengahan, kebanyakan negara-negara Eropa menggunakan tanggal 25 Maret, hari raya umat Kristen yang disebut Hari Kenaikan Tuhan, sebagai awal tahun yang baru. Hingga tahun 1600, kebanyakan negara-negara Barat telah menggunakan sistem penanggalan yang telah direvisi, yang disebut kalender Gregorian. Kalender yang hingga kini digunakan itu menggunakan 1 Januari kembali sebagai Hari Tahun Baru. Inggris dan koloni-koloninya di Amerika Serikat ikut menggunakan sistem penanggalan tersebut pada tahun 1752. Kebanyakan orang memperingati tahun baru pada tanggal yang ditentukan oleh agama mereka. Tahun baru umat Yahudi, Rosh Hashanah, dirayakan pada bulan September atau awal Oktober. Umat Hindu merayakannya pada tanggal-tanggal tertentu. Umat Islam menggunakan sistem penanggalan yang terdiri dari 354 hari setiap tahunnya. Karena itu, tahun baru mereka jatuh pada tanggal yang berbeda-beda pada kalender Gregorian tiap tahunnya.Kebanyakan orang di masa silam memulai tahun yang baru pada hari panen. Mereka melakukan kebiasaan-kebiasaan untuk meninggalkan masa lalu dan memurnikan dirinya untuk tahun yang baru. Orang Persia kuno mempersembahkan hadiah telur untuk Tahun Baru, sebagai lambang dari produktivitas. Orang Romawi kuno saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Bulan Januari mendapat nama dari dewa bermuka dua ini (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang). Orang-orang Romawi mempersembahkan hadiah kepada kaisar. Para kaisar lambat-laun mewajibkan hadiah-hadiah seperti itu. Para pendeta Keltik memberikan potongan dahan mistletoe, yang dianggap suci, kepada umat mereka. Orang-orang Keltik mengambil banyak kebiasaan tahun baru orang-orang Romawi, yang menduduki kepulauan Inggris pada tahun 43 Masehi.Pada tahun 457 Masehi gereja Kristen melarang kebiasaan ini, bersama kebiasaan tahun baru lain yang dianggapnya merupakan kebiasaan kafir. Pada tahun 1200-an pemimpin-pemimpin Inggris mengikuti kebiasaan Romawi yang mewajibkan rakyat mereka memberikan hadiah tahun baru. Para suami di Inggris memberi uang kepada para istri mereka untuk membeli bros sederhana (pin). Kebiasaan ini hilang pada tahun 1800-an, namun istilah pin money, yang berarti sedikit uang jajan, tetap digunakan. Banyak orang-orang koloni di New England, Amerika, yang merayakan tahun baru dengan menembakkan senapan ke udara dan teriak, sementara yang lain mengikuti perayaan di gereja atau pesta terbuka. Sekalipun tahun baru juga merupakan hari suci Kristiani, tahun baru sudah lama menjadi tradisi sekuler yang menjadikannya sebagai hari libur umum nasional untuk semua warga Amerika. Di Amerika Serikat, kebanyakan perayaan dilakukan malam sebelum tahun baru, pada tanggal 31 Desember, di mana orang-orang pergi ke pesta atau menonton program televisi dari Times Square di jantung kota New York, di mana banyak orang berkumpul. Pada saat lonceng tengah malam berbunyi, sirene dibunyikan, kembang api diledakkan dan orang-orang menerikkan "Selamat Tahun Baru" dan menyanyikan Auld Lang Syne. Pada tanggal 1 Januari orang-orang Amerika mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman atau nonton televisi: Parade Bunga Tournament of Roses sebelum lomba futbol Amerika Rose Bowl dilangsungkan di Kalifornia; atau Orange Bowl di Florida; Cotton Bowl di Texas; atau Sugar Bowl di Lousiana.
Ada beberapa macam tahun baru di dunia, diantaranya adalah :

1.Dalam kalender Bahá'í, tahun baru dimulai pada 21 Maret, namanya "Naw Ruz".
2. Rosh Hasanah adalah perayaan tahun baru bagi kaum Yahudi. Dalam perhitungan kalender
Gregorian saat ini, tidak dapat jatuh sebelum 5 September.
3. Tahun Baru Tiongkok atau Imlek jatuh pada malam bulan baru pada musim dingin (antara
akhir Januari dan awal Februari).
4. Tahun Baru Thailand dirayakan dari 13 April hingga 15 April dengan menyiramkan air.
5. Tahun Baru Vietnam dinamakan Têt Nguyen Dan. Ia dirayakan pada hari yang sama dengan
Imlek.
6. Tahun Baru Hijriyah dalam Kalender Hijriyah dirayakan setiap tanggal 1 Muharram.

Merayakan tahun baru? kayaknya kata-katanya terlalu indentik dengan huru-hura. yang pasti pergantian tahun biarlah terjadi dan itu pasti !!!karena itu adalah tanda bahwa waktu masih terus berjalan dan masih adanya kehidupan di bumi kita ini yang makin lama makin gersang akibat ketamakan segelintir orang. banyak hal yang mesti dipikirin ketimbang kita hura-hura . Mulai dari intopeksi diri, penyesalan-penyesalan yang ngga disadari dr kemarin-kemarin, juga tentang keinginan-keinginan "nanti".. semoga masih di ridhoi oleh Rabbi, amiien!
so yuk persiapkan diri kita memasuki tahun 2008 dengan kepribadian yang tambah dewasa yang dibarengi bertambahnya iman dah takwa kita kepada yang Maha Kuasa.

0 comments:

Posting Komentar

Quick Linker

My Followers

Label

Den Odink. Diberdayakan oleh Blogger.